disuatu padang rumput
yang luas.. banyak tinggal serangga-serangga yang hidup rukun dan
tercukupi kebutuhannya.. semua serba ada, tanpa susah untuk mencarinya..
rumput.. bunga.. pohon2.. air... waahhh indah sekali...
..
namun seperti di sinetron-sinetron... selalu monoton bila kehidupan nyaman terus... jalan ceritanya hanya itu2 saja.. harus ada alur yg naik dan turun..
..
kini keadaan padang rumput disana menjadi tandus.. tyada rumput hijau.. bunga.. pohon yg rindang.. air yang segarr.. semua tandus... kering dan berdebu... semua serangga hampir telah meninggalkan padangtandus tersebut.. menuju negeri tetangga yang katanya sangat subur.. dari semua serangga hanya
satu yang belum pindah dan bergerak.. yaitu si ulat.. tubuhnya yg kecil dan gemuk menyulitkannya untuk berjalan lebih cepat atau bahkan untuk terbang.. ia merasa takut.. ia takut dengan keadaan didepan sana... takut hal2 buruk terjadi padanya.. hingga hari demi hari berlalu dengan kekosongan.. hingga angin berhembus membisikkan sesuatu padanya..
"hai ulat kecil bagaimana kabarmu?? kau nampak lebih kurus dari wktu terakhir aku berhembus kesini..dan disini tandus".
"yaa angin sudah lama negeri ini tandus, dan aku belum makan apapun sedangkan aku butuh makan untuk persediaan ku saat menjadi kepompong nanti.. mw kah kau memberiku makan?? meniupkan daun untukku?".
"maaf ulat kecil.. aku sangat ingin membantu.. namun aku harus berhembus mengitari seluruh negeri dan perlu waktu lama untuk sampai disini aku khawatir kau sudah mati saat aku kembali...".. "ku dengar negeri tetangga memiliki tanah yang subur.. nampaknya serangga yang lain telah pergi kesana.. knpa engkau tidak?? ayoo bergeraklah..!" tambah sang angin..
"aku takut.. untuk keluar dari rumahku ini". kata ulat
"ketakutanmu untuk melangkah hanya akan mengekangmu dalam rantai kematian ayo bergeraklah.. seperti aku" angin pun pergi berhembus...
...
ulatpun mulai bepikir sejenak.. menurutnya angin benar.. dia bs mati bl terus diam diri di rumahnya ini.. bila ia ingin melanjutkan kelangsungan hidupnya dan jenisnya.. maka ia harus maju untuk melangkah... perlahan tapi pasti ulatpun melangkah meningalkan rumahnya... di awal perjalanan ia tampak penuh keyakinan.. hingga tampak didepannya mulut gua yang gelap... keraguan itu pun muncul lagi
"mungkin kalau aku kembali sekarang aku tak akan tersesat.. rumahku masih terlihat darisini.. ya daripada aku tewas dimangsa oleh binatang lain di gua yang gelap itu.. lebih baik aku kembali.."
ketika ulat hendak memutar arah langkahnya menuju rumahnya kembali.. tiba2 dia dihadang oleh serangga kumbang kepik.. "hey ulat mau kemana kamu?? ayo lanjutkan perjalananmu ke negeri tetangga". tanya kumbang kepik..
"aku takut lihatlah gua yang gelap itu bukankah itu menyeramkan??" jawab si ulat.
"yaa, memang sangat menyeramkan.. lalu kenapa??". tanya kepik.
"aku tidak tahu jalan menuju ke negeri tetangga seperti apa tapi aku yakin sangat berbahaya..". jawab ulat.
"yaa memang berbahaya aku pernah kesana.." kata kepik
"kau pernah kesana kepik??" tanya ulat.
"ya tentu.. aku kesini untuk melihat rumahku kembali sebelum aku mungkin benar2 akan meninggalkannya". jawab kepik
"seperti apakah keadaan jalan menuju kesana kepik???" tanya ulat penasaran
"jalan menuju negeri yang subur itu sangat berbahaya.. penuh lika-liku.. tebing batu yang curam dan gua-gua yang gelap.. serta binatang-binatang buas.. namun setelah kita melewatinya, akan tampak negeri yang hijau dan subur seperti negeri kita ini yang kini tandus.." jawab kepik
"wah, adakah jalan pintas menuju kesana???" tanya ulat.
"tidak ada ulat, untuk meraih suatu yang besar kamu pun harus mau berkorban.. melangkah perlahan penuh kesabaran.. niscaya kesulitan seperti apapun akan terlewati.. yakin lah pada dirimu sendiri... tidak selamanya jalan pintas menuju kesuksesan itu baik.."
....
cerita ini mungkin hanya fiktif belaka.. namun ambilah makna yang tersembunyi darinya menurut versi sahabat-sahabat enggooodd masing-masing sebagai bahan pembelajaan.. kalo belum dapet maknanya silahkan baca ulang.. mumpung gratis... :)
kalo bosan dan malas.. silahkan ditutup.. karena tidak akan kena hukum pidana.. :)
....
tak selamanya jalan pintas menuju kesuksesan itu baik...
...
SALAM KEBLINGER
by : SN1
..
namun seperti di sinetron-sinetron... selalu monoton bila kehidupan nyaman terus... jalan ceritanya hanya itu2 saja.. harus ada alur yg naik dan turun..
..
kini keadaan padang rumput disana menjadi tandus.. tyada rumput hijau.. bunga.. pohon yg rindang.. air yang segarr.. semua tandus... kering dan berdebu... semua serangga hampir telah meninggalkan padangtandus tersebut.. menuju negeri tetangga yang katanya sangat subur.. dari semua serangga hanya
satu yang belum pindah dan bergerak.. yaitu si ulat.. tubuhnya yg kecil dan gemuk menyulitkannya untuk berjalan lebih cepat atau bahkan untuk terbang.. ia merasa takut.. ia takut dengan keadaan didepan sana... takut hal2 buruk terjadi padanya.. hingga hari demi hari berlalu dengan kekosongan.. hingga angin berhembus membisikkan sesuatu padanya..
"hai ulat kecil bagaimana kabarmu?? kau nampak lebih kurus dari wktu terakhir aku berhembus kesini..dan disini tandus".
"yaa angin sudah lama negeri ini tandus, dan aku belum makan apapun sedangkan aku butuh makan untuk persediaan ku saat menjadi kepompong nanti.. mw kah kau memberiku makan?? meniupkan daun untukku?".
"maaf ulat kecil.. aku sangat ingin membantu.. namun aku harus berhembus mengitari seluruh negeri dan perlu waktu lama untuk sampai disini aku khawatir kau sudah mati saat aku kembali...".. "ku dengar negeri tetangga memiliki tanah yang subur.. nampaknya serangga yang lain telah pergi kesana.. knpa engkau tidak?? ayoo bergeraklah..!" tambah sang angin..
"aku takut.. untuk keluar dari rumahku ini". kata ulat
"ketakutanmu untuk melangkah hanya akan mengekangmu dalam rantai kematian ayo bergeraklah.. seperti aku" angin pun pergi berhembus...
...
ulatpun mulai bepikir sejenak.. menurutnya angin benar.. dia bs mati bl terus diam diri di rumahnya ini.. bila ia ingin melanjutkan kelangsungan hidupnya dan jenisnya.. maka ia harus maju untuk melangkah... perlahan tapi pasti ulatpun melangkah meningalkan rumahnya... di awal perjalanan ia tampak penuh keyakinan.. hingga tampak didepannya mulut gua yang gelap... keraguan itu pun muncul lagi
"mungkin kalau aku kembali sekarang aku tak akan tersesat.. rumahku masih terlihat darisini.. ya daripada aku tewas dimangsa oleh binatang lain di gua yang gelap itu.. lebih baik aku kembali.."
ketika ulat hendak memutar arah langkahnya menuju rumahnya kembali.. tiba2 dia dihadang oleh serangga kumbang kepik.. "hey ulat mau kemana kamu?? ayo lanjutkan perjalananmu ke negeri tetangga". tanya kumbang kepik..
"aku takut lihatlah gua yang gelap itu bukankah itu menyeramkan??" jawab si ulat.
"yaa, memang sangat menyeramkan.. lalu kenapa??". tanya kepik.
"aku tidak tahu jalan menuju ke negeri tetangga seperti apa tapi aku yakin sangat berbahaya..". jawab ulat.
"yaa memang berbahaya aku pernah kesana.." kata kepik
"kau pernah kesana kepik??" tanya ulat.
"ya tentu.. aku kesini untuk melihat rumahku kembali sebelum aku mungkin benar2 akan meninggalkannya". jawab kepik
"seperti apakah keadaan jalan menuju kesana kepik???" tanya ulat penasaran
"jalan menuju negeri yang subur itu sangat berbahaya.. penuh lika-liku.. tebing batu yang curam dan gua-gua yang gelap.. serta binatang-binatang buas.. namun setelah kita melewatinya, akan tampak negeri yang hijau dan subur seperti negeri kita ini yang kini tandus.." jawab kepik
"wah, adakah jalan pintas menuju kesana???" tanya ulat.
"tidak ada ulat, untuk meraih suatu yang besar kamu pun harus mau berkorban.. melangkah perlahan penuh kesabaran.. niscaya kesulitan seperti apapun akan terlewati.. yakin lah pada dirimu sendiri... tidak selamanya jalan pintas menuju kesuksesan itu baik.."
....
cerita ini mungkin hanya fiktif belaka.. namun ambilah makna yang tersembunyi darinya menurut versi sahabat-sahabat enggooodd masing-masing sebagai bahan pembelajaan.. kalo belum dapet maknanya silahkan baca ulang.. mumpung gratis... :)
kalo bosan dan malas.. silahkan ditutup.. karena tidak akan kena hukum pidana.. :)
....
tak selamanya jalan pintas menuju kesuksesan itu baik...
...
SALAM KEBLINGER
by : SN1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar