Jumat, 09 Maret 2012

Balada Hitam Putih

Senin, Selasa, Rabu, sampai Kamis. Pemandangan unik beberapa hari  ini sering sekali saya jumpai. Mungkin bukan Cuma saya, anda juga mungkin sering melihat pemandangan ini.
Pasukan Putih Hitam. Ya, para Pasukan Putih Hitam pencari rezeki betebaran di sudut-sudut pabrik. Fenomena yang sangat unik juga aneh beberapa hari ini sering di temui. Dari pabrik Alit hingga pabrik Elit tak pernah sepi dari pasukan Putih Hitam, dari pabrik Garment hingga pabrik semen, tak pernah luput dari  warna putih dan hitam yang mayoritas terlihat  di sudut-sudut pos satpam.

Rasa lelah di lupakan demi melihat kata LOWONGAN di pintu-pintu gerbang pabrik. Berkutat dengan terik matahari dan debu tak jadi masalah bagi mereka. Amplop dan map jadi senjata andalan. Satpam kadang jadi kawan maupun lawan. Tapi tak pernah jadi penghalang demi tercapainya target utama mereka yaitu, mendapat pekrjaan.

Memang sebuah ironi, karena saya termasuk salah satu diantara pasukan putih hitam itu. Membuat mata ini sering perih karena harus membuat surat lamaran banyak-banyak hingga larut malam, atau terkena debu-debu jalanan yang tanpa belas kasih menusuk mata.
Sebuah ironi yang kadang menyakitkan bagi saya yang sebelumnya memutuskan untuk tidak melakukan hal ini terlalu dini. Dan lebih memilih bangku kuiliah sebagai makanan sehari-hari. Merasa sakit saat mengingat bangku yang harus ditempati kini digondol orang lain. Tapi saya sadar bahkan perasaan mereka (kedua orangtua) lebih sakit dari yang saya alami. Karena mungkin mereka merasa gagl sebagai orang tua karena tidak mampu memberikan bangku kuliah kapada anaknya.
Tapi inilah hidup, kadang apa yang kita rencanakan tak sesuai dengan kenyataannya. Selau ada hikmah dalm setiap rencana-Nya. Untuk saat ini saya akan melakukan yang terbaik untuk mereka, membuat mereka bahagia. Itulah yang sedang diupayakan saat ini.

Pesan untuk sahabat yang merasa Frustasi dengan jalan terjal yang sedang kita lalui: Just calm down my bro, Alloh sudah tau kapasitas kita. DIA tidak mungkin melebihi apa yang tidak mampu kita pikul. J
Soo.. hope it will be better in the future..
keep ikhtiyar and tawakal.. keep spirit, our way still long..
just wait until we get to the top together.

permohonan maaf spesial pake telor kepada @ mba kagome alaydrus n akh ardi wahjoedi, maaf coz minggu2 ini lebih sibuk nulis lamaran daripada nulis cerpen..
dan buat my murobbi @ahmad jazuli, maaf karena minggu2 ini lebih sibuk ngapalin lowongan2 di pabrik daripada hafalannya..

by: SN2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar